PERPUSTAKAAN DI SEKELILING KITA

Rendahnya minat baca di Indonesia berdasarkan data survey yang dikeluarkan oleh PISA menambah semangat para pegiat literasi maupun institusi pemerintah untuk menggalakkan kebiasaan membaca di kalangan masyarakat. Beragam program telah dirancang guna menumbuhkan minat baca di masyarakat. Program-program tersebut juga didukung dengan sarana untuk meningkatkan minat baca yaitu menghadirkan perpustakaan disekeliling masyarakat. Antusiasme pegiat literasi, pihak pemerintah ataupun swasta untuk menyediakan saranan membaca begitu tinggi. Hal tersebut terbukti dengan beberapa perpustakaan yang hadir disekeliling masyarakat. Berikut beberapa perpustakaan disekitar kita yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan masyarakat, diantaranya:

  1. Perpustakaan PDTS Kebun Binatang Surabaya

Pada tahun 2017 perpustakaan KBS selesai direnovasi dan dibuka untuk umum khususnya pengunjung kebun binatang Surabaya. Perpustakaan milik Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya ini memiliki sekitar 1500 koleksi dari berbagai jenis. Konsep yang diusung oleh perpustakaan KBS ini yaitu pengunjung serasa berada di hutan belantara. Suasana tersebut didukung dengan rak buku yang berbentuk hewan dan penambahan property tanaman menggantung didalam perpustakaan. Selain menyediakan buku, perpustakaan ini juga menyediakan buku-buku yang dapat dijadikan rujukan referensi bagi mahasiswa.

2. Rail Library

Rail library merupakan modifikasi dari kereta pustaka yang lebih dahulu hadir pada tahun 2011. Rail library sendiri hadir pada tahun 2017 bebarengan dengan rail clinic generasi keempat. Dilansir dari kompas.com, Rail library menyediakan sekitar 528 buku bacaan lengkap dilengkapi dengan digital book dan 6 buah fasilitas layar sentuh. Rail library menjadi alternative bagi anak-anak untuk membaca sembari menunggu orangtua mereka periksa di rail clinic.

3. Perpustakaan Perahu pustaka di Sulawesi barat

Pencetus ide perahu pustaka merupakan orang yang sama dengan pendiri becak pustaka yaitu Muhammad ridwan yang bekerjasama dengan nirwan ahmad arsuka. Mereka memanfaatkan perahu tradisional khas mandar untuk membawa buku berkeliling ke desa nelayan dan pulau pulau kecil. Perahu yang diberi nama Patingalloang ini menyediakan buku-buku anak guna menyebarkan budaya membaca ke pelosok-pelosok pantai bagi anak nelayan.

4. Kuda pustaka Gn. Slamet

Sejak tahun 2014 ridwan bersama “luna” kuda peliharaannya berkeliling dengan membawa buku dari berbagai jenis. Dilansir dari liputan 6.com tersedia 7000 koleksi diantaranya novel, komik, pengetahuan popular dan lain sebagainya. Ide ini muncul saat ridwan yang memiliki hobi berkeliling bersama kudanya kemudian salah satu temannya memberi ide agar selama berkeliling ia dapat memberi manfaat yang lebih bagi masyarakat sekitar dengan melalui kuda pustaka ini.

Referensi:

  1. https://www.liputan6.com/regional/read/4012024/cerita-pegiat-kuda-pustaka-lereng-slamet-ridwan-sururi-bertemu-gubernur-ganjar?tm_expid=.9Z4i5ypGQeGiS7w9arwTvQ.0&utm_referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com%2F
  2. https://regional.kompas.com/read/2017/05/02/21202801/kisah.perahu.pustaka.jelajahi.pesisir.sulawesi.agar.anak-anak.bisa.membaca?page=all
  3. https://regional.kompas.com/read/2017/09/28/22471041/pertama-di-indonesia-perpustakaan-di-atas-kereta
  4. https://www.brilio.net/jalan-jalan/7-perpustakaan-unik-di-dekat-kota-nuansanya-bikin-betah-seharian-baca-1808314.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*