PENERAPAN USER ORIENTED DI PERPUSTAKAAN

Seiring berkembangnya jaman dan kemajuan dalam hal penelitian tentang studi pengguna (user studies), orientasi penyedia informasi khusunya perpustakaan mulai beralih dari orientasi sistem (system oriented) menjadi orientasi pengguna (user oriented). Perpustakaan yang berorientasi pada pengguna melihat kebutuhan informasi dan karakteristik masing-masing pengguna  dalam hal memberikan layanannya, berbeda dengan orientasi sistem yang menggeneralisir pengguna, tanpa melihat kebutuhan pengguna.

Perkembangan keilmuan perilaku manusia dalam dunia perpustakaan menjadikan penyedia informasi sadar bahwa kebutuhan antara pengguna satu dengan pengguna lainnya memiliki perbedaaan. Perpustakaan sebagai penyedia informasi melakukan peningkatan kualitas layanan supaya tidak ditinggalkan oleh penggunanya, melihat perkembangan teknologi yang semakin massif memberikan kemudahan akses informasi pada masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan oleh perpustakaan yaitu menerapkan user oriented atau orientasi pengguna.

Penerapan user oriented pada perpustakaan diperlukan untuk menangkap kebutuhan informasi pengguna saat ini yaitu dengan memberikan layanan yang efisien dan responsif disesuaikan dengan karakteristik pengguna. Peralihan dari orientasi sistem menjadi orientasi pengguna menjadikan perpustakaan lebih terbuka dalam hal meningkatkan kualitas layanan mereka. Penelitian tentang studi pengguna juga telah banyak dilakukan oleh para ilmuwan sejak tahun 1980-an. Sejak tahun itu penelitian user studies memfokuskan tentang penelitian kebutuhan dan penggunaan informasi.

Beberapa cara telah dilakukan oleh perpustakaan dalam menangkap kebutuhan penggunanya yaitu seperti melakukan survey kebutuhan pengguna secara berkala, lebih terbuka terhadap kritikan dengan menyediakan kolom kritik dan saran, serta melakukan program usulan buku secara terbuka kepada pengguna. Perpustakaan mulai mempertimbangkan usulan ataupun karakteristik penggunanya dalam segala aspek.  Layanan yang disediakan oleh perpustakaan telah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna saat ini. Bahkan dalam hal desain interior dan ekterior perpustakaan perlahan mulai terlepas dari stigma perpustakaan yang memiliki desain monoton.  Perkembangan dalam segala aspek perpustakaan dilakukan demi memberikan layanan maksimal dan tetap menjadi penyedia informasi yang dapat diandalkan oleh pengguna. (igh)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*