KENALI CARA MENARIK PERHATIAN PEMBACA MELALUI DISKUSI KEPENULISAN

Kamis, 31 Mei  2018, UPT Perpustakan Universitas Jember bekerjasama dengan Sahabat Perpustakaan mengadakan Diskusi dengan tema “Menciptakan Generasi Muda Berjiwa Leadership Melalui Tulisan Kritis dan Kreatif”. Diskusi yang diadakan di ruang pertemuan lantai 1 UPT Perpustakaan Univeristas Jember ini menghadirkan Hari Setiawan selaku Direktur Konten Indonesia.

Hari setiawan menyampaikan dalam materi diskusi bahwa kepemimpinan dan kepenulisan memiliki keterkaitan satu sama lainnya. Keterkaitan tersebut dirumuskan menjadi 4 pilar diantaranya disiplin, integritas wawasan dan pantang menyerah. Keempat pilar tersebut merupakan sesuatu hal yang menopang skill kepemimpinan dan kepenulisan.

Selain keempat pilar tersebut terdapat hal lainnya yang mendukung skill kepenulisan seseorang yaitu daya tarik tulisan. Hal yang mempengaruhi daya tarik tulisan diantaranya judul tulisan, gaya penulisan, alur dan konten. Keputusan seorang pembaca untuk menentukan membaca suatu artikel  ditentukan dari judul yang menarik serta membuat rasa penasaran dari seorang pembaca.

Daya tarik pembaca juga ditentukan dari konten-konten yang viral. Pada era revolusi informasi saat ini terdapat fenomena konten viral dikalangan netizen atau pengguna media sosial dan media online lainnya. Setiap orang berlomba-lomba untuk menciptakan suatu konten yang viral di media social ataupun media online. Suatu konten dapat viral dipengaruhi oleh seberapa banyak konten tersebut disukai dan dibagikan. Hari setiawan menjelaskan terdapat beberapa hal yang membuat suatu konten dapat viral yaitu pertama konten yang mengandung emotional element atau sesuatu yang menarik emosi pembaca.

“konten yang viral itu biasanya sesuatu yang sifatnya amazing atau menakjubkan, kedua surprise, lalu inspiring, shocking dan warning,” paparnya.

Pemilik produk coklat cokol ini juga menambahkan hal kedua yang membuat suatu konten dapat viral yaitu element konten yang berwujud gambar, video dan fakta. Kemudian hal ketiga yaitu format elemen diantaranya berbentuk quiz, story, hasil penelitian yang bermanfaat, dan tips praktis.

Pada sesi tanya jawab, Yulian peserta yang berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember, menanggapi terkait fenomena konten yang Viral dilakangan masyarakat saat ini dimana konten positif kalah viral dengan konten-konten yang kurang bermanfaat.  Mahasiswa yang tergabung dalam Sahabat perpustakaan ini juga menanyakan strategi untuk menarik pengguna atau pembaca media online untuk mengakses konten posifit daripada konten yang kurang bermanfaat. Salah satu contohnya cara meningkatkan traffic media online lembaga pemerintah yang sedang menggaungkan konten positif untuk masyarakat.

Menanggapi pertanyaan Yulian, founder Konten Indonesia ini memberikan pernyataan bahwa untuk meningkatkan traffic pengunjung, suatu lembaga institusi harus berada di frekuensi yang sama dengan masyarakat saat ini.  Salah satu contoh lembaga institusi yang melakukan hal tersebut yaitu Lembaga kepolisian resort Jember. Lembaga tersebut mengadakan lomba Vlog, seperti yang diketahui Vlog video sedang digandrungi oleh masyarakat era kini. Konten dari Vlog yang akan dibuat yaitu menceritakan tentang citra positif dari profesi polisi, dengan hal tersebut lembaga Polres Jember dapat menumbuhkan citra positif kepada masyarakat tentang profesi polisi. Pada akhir diskusi Hari Setiawan menambahkan bahwa segala hal kegiatan pembuatan video atau vlog tetap melibatkan kegiatan menulis didalam proses pembuatannya, walaupun akhir dari proses tersebut tidak menghasilkan bentuk tulisan.  (igh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*