UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JEMBER MENGIRIMKAN DELEGASI PUSTAKAWAN DALAM ACARA SEMINAR NASIONAL DAN WORKSHOP APPTIS

Dalam rangka mengembangkan kualitas SDM, UPT Perpustakaan Universitas Jember mengirimkan para stafnya untuk mengikuti seminar/workshop dalam setiap kesempatan. Pada bulan april 2018 UPT Perpustakaan Universitas Jember mengirimkan salah satu staf nya untuk mengikuti rangkaian acara Seminar dan Workshop yang diadakan oleh Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS). Acara Seminar Nasional dan Workshop ini merupakan rangkaian acara dari Rapat Kerja Nasional APPTIS yang pada tahun ini diselenggarakan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Acara ini berlangsung selama 3 hari yaitu pada tanggal 18-20 April 2018. Rangkaian acara Rapat Kerja APPTIS ini dimulai dengan kegiatan workshop yang diadakan tanggal 18 April 2018. Pada Kegiatan workshop ini mengulas 2 materi diantaranya tentang Online Research Skills dengan pembicara Faizuddin Herliansyah, kepala perpustakaan UIN Malang dan meteri workshop tentang Academic Writing Skills dengan pembicara Agus Rifai Staf Perpustakaan UIN Jakarta, demikian penuturan Maya Pradhipta, pustakawan UPT Perpustakaan UNEJ yang menghadiri acara tersebut.

Pada hari kedua tepatnya tanggal 19 April, rangkaian acara dilanjut dengan Seninar Nasional yang bertemakan “Empowering Libraries for Research Quality”. Maya menuturkan bahwa dalam acara Seminar Nasional ini menghadirkan beberapa narasumber yang ahli di bidangnya diantaranya Dr.Mahrus, M.Ag, Ghazali Muhammad Fadzil dan Putu Laxman Pendit, Phd. Pada malam hari ditanggal yang sama dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional APPTIS, namun Maya menuturkan bahwa beliau tidak mengikuti acara ini karena bukan anggota dari APPTIS.

Rangkaian kegiatan Workshop, Seminar Nasional dan Rapat Kerja APPTIS ditutup dengan melakukan kegiatan study banding ke Perpustakaan Telkom University. Perpustakaan Telkom University merupakan perpustakaan yang menerapkan sebuah pusat pengetahuan bernama “Open Library dimana akses tidak hanya diperuntukkan bagi civitas akademika Telkom University namun juga bagi masyarakat umum. Pusat pengetahuan bernama “Open Library” ini difasilitasi dengan teknologi informasi digital dan perangkat modern lainnya yang mendukung pemustaka untuk mengakses sumber informasi yang dibutuhkan. Dengan adanya kegiatan studi banding ini diharapkan dapat menginspirasi peserta yang sebagian besar seorang pustakawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*